Suara hati rakyat kecil

Posts tagged ‘Konflik timnas filipina’

AKTIVITAS PEMAIN TIMNAS INDONESIA DIBATASI

CIBUBUR, Usaha tim pelatih mempersiapkan timnas Indonesia tampil disemifinal Piala Suzuki AFF 2010 tidak main – main, selain menggembleng para pemain dalam latihan yang saangat ketat dan serius, Alfred Riedl dan stafnya pun mulai membatasi aktivitas pemain terutama dengan yang berhubungan kepentingan media, salah satunya sesi wawancara dengan pemain di hotel atau stasiun televisi.

Dalam aturan terbaru yang diterapkan tim pelatih, Firman Utina dan kawan – kawan tidak boleh lagi dengan mudah maladeni wawancara media, peraturan ini akan diterapkan secara ketat agar pemai  bisa fokus pada pertandingan, hal ini diungkapkan Wolfgang Pikal , asisten Riedl.

Peraturan ini mulai berlaku hari ini (kemarin) aturan ini dibuat agar para pemain bisa lebih foku pada  pertandingan, maklum tugas mereka untuk meraih prestasi di turnamen ini sama sekali belum selesai, “kata Pikal.

Pria asl Austria ini menambahkan ” kami berharap media bisa memaklumi aturan ini, semua pihak harus tahu kalau laga semi final sangat berat, butuh konsentrasi tinggi, jadi jangan sampai ada anggapan kami sombong  ini demi kepentingan timnas.

from Topskor 11/12/2010.

FILIPINA “JUAL” PERTANDINGAN

Kesedian Filipina untuk main kandang di Jakarta (16/12) ternyata bukan tanpa pamrih, Federasi Sepak Bola Filipina (PFF) meminta jatah pemasukan tiket yang tak kecil nilainya, ibaratnya mereka sengaja “menjual” pertandingan semifinal ketangan Indonesia.

Jose Mari Martinez,  mantan Presiden PFF yang baru diturunkan 29 November 2010 lalu, meminta keuntungan tiket dari laga semifinal pertama di stadion Utama Gelora Bung Karno, Martinez merasa Filipina memiliki hak tersebut karena leg pertama statusnya sebagai kandang mereka bahkan sudah melakukan kalkulasi sendiri.

Pernyataan Martinez tersebut kian menguatkan motif uang dibalik pemindahan jatah home Filipina ke Indonesia. Meski ia beralasan bahwa keuntungan tiket akan dibagikan kepada para pemain dan timnas Filipina, tetapi timnas Filipina sudah tak mempercayainya lagi.

Para pemain Filipina bahkan membaut surat terbuka ke publik yang isi mencibir kepimimpina Martinez yang sangat minim perhatian, selama Timnas Filipina melakukan persiapan hingga menjalani pertandingan di Vetnam, Martinez disebutkan tak pernah memberi bantuan bahkan untuk sekedar menanyakan kabar mereka selama di Vietnam.

Karena itu para pemain, manajer tim, dan penggemar sepak bola di Filipina marah besar begitu mengetahui Martinez “menjual” pertandingan ke Indonesia tanpa meminta izin kepada Mariano Araneta, Presiden PFF terpilih yang saat ini masih menunggu pengesahan daari FIFA.

Bagi timnas Filipina bermain di dua leg di Jakarta sama saja menyerahkan tiket final ke Indonesia, tindakan ini hanya membuang kesempatan kami tampil ke final, potongan bunyi surat yang dibuat timnas Filipina, ada kesan Martinez melakukan ini karena ia sakit hati hanya medapatkan 7 suara dari 33 anggota PFF dalam konggreslub, akhir november lalu.

Disisi lain PSSI dan LOC Indonesia menolak permintaan sepihak Martinez soal pemasukan tket pertandingan, “Memang kami tidak keluar uang banyak untuk buat menyelengarakan dua laga semifinal?, semua kebutuhan timnas Filipina jadi tanggungan kami (PSSI), jadi belum tentu kami untung, “ujar Nugraha Besoes, Sekjen PSSI.

From Topskor 11/12/2010

Awan Tag