Suara hati rakyat kecil

Pajak Warteg Ditunda

Wakil ketua DPRD DKI Triwisaksana menyatakan terdapat sejumlah opsi untuk membahas dikembalikannnya perda tentang pajak restoran oleh Gubernur DKI Fauzi Bowo, “opsi itu dibatalkan , ditangguhkan atau dikaji ulang, kata ketua Badan Legislatif  Daerah (Balegda) DPRD DKI, Rabu (8/12).

Pajak kunsumen warung makan seperti warung tegal (warteg), warung padang, warung bubur dan sejumlah kegiatan kuliner lainnya, yang direncanakan akan diberlakukan pajak 10 % akan ditunda penerapannnya oleh pemerintah Provinsi DKI, penerapan pajak tersebut dinilao sangat sensitif karena memperngaruhi omzet para pedagang.

Sudah sewajar Pemerintah Provinsi DKI mengkaji ulang penerapan pajak 10 % pada kuliner rakyat kecil, karena sudah pasti dengan dberlakukannya pajak tersebut akan mempengaruhi harga dari makanan tersebut, yang pada akhir akan memberatkan konsumen rakyat kecil, mungkin lebih bijak jika Pemprov DKI mencari sumber dana lain untuk menggenjot target pendapatan daerah, jangan hanya cari jalan pintas dengan memberatkan rakyat kecil, masih banyak  sumber pendapatan lain yang lebih bijak dan lebih akan menghasilkan uang yang lebih banyak, pasti Pemprov memiliki pegawai – pegawai yang ahli dalam mencari sumber pendapatan lain selain dengan jalan pintas membertkan rakyat kecil.

kanen sumantri

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Awan Tag

%d blogger menyukai ini: