Suara hati rakyat kecil

Seorang pria di China hidup selama dua tahun di dalam gardu telepon umum. Pria yang menolak menyebut identitasnya itu juga tidak berkenan berbincang dengan orang lain.

Seperti dilansir Bandao Morning Post dalam web.orange.co.uk, pria ini memiliki kebiasaan rutinitas yang tidak biasa. ‘Bekerja’ di malam hari dan tidur di siang hari.

Menurut kesaksian petugas kebersihan di gedung sebelahnya, pria itu bekerja mengemis makanan pada malam hari. Siang harinya, dia terlelap tidur di dalam kotak mesin telepon umum yang hanya selebar tak lebih dari 1 meter.

Dengan lebar area yang sangat terbatas, setiap hari selama dua tahun itu dia tidur dalam posisi meringkuk. Untuk menambah kenyamanan, dia membawa bantal dan membuat ruang sempit itu menjadi sesuai dengan peribahasa ‘Rumahku Istanaku.’

Di dalam ruang yang amat sesak itu, dia masih menyediakan sedikit area untuk tumpukan kotak makanan. Untuk pakaian kotor, dijemur di bagian atap.

Kendati demikian, menurut petugas kebersihan setempat, pria misterius itu memiliki gaya hidup yang baik. Dia termasuk higienis dan mencuci di fasilitas umum.

“Dia mengenakan baju usang yang penuh tambalan. Tapi dia terlihat bersih. Tak jarang pula dia bercermin dan merapikan kumisnya,” kata petugas kebersihan tadi.

Pria aneh itu sering berbicara sendiri dengan cermin. Tapi dia tidak pernah berbicara dengan orang lain.

Telepon umum yang disulap menjadi rumah itu berada di pusat kesibukan kota, Zhongshan Square. Tepatnya, di jantung kota Dalian. Pria tadi rupanya tidak peduli dengan kesibukan di sekitarnya.

Komunitas sosial setempat berupaya mencari tahu keberadaan keluarganya. “Tapi dia tidak pernah bicara dengan siapapun. Kami sangat sulit membantunya,” ujar petugas sosial.

kanen sumantri.

Iklan

Comments on: "Dua Tahun Tidur Meringkuk di Telepon Umum" (2)

  1. itu mah stress namanya. kalau di jakarta ya gak sampe 2 tahun. mungkin baru 2 hari sudah diangkut tibum 😀

    🙂 salam,

    mochammad
    http://mochammad4s.wordpress.com/
    http://notulabahasa.com/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Awan Tag

%d blogger menyukai ini: