Suara hati rakyat kecil

Archive for Oktober 22, 2010

Penampakan Tuhan….?

Fenomena aneh dan langka berhasil direkam oleh Google Street View. Layanan digital tersebut menangkap gambar berbentuk bayang-bayang yang nampak menggantung di udara tepat di sebuah danau di Quarten .Swiss. yang diklaim sebagai penampakan Tuhan.

Meskipun gambar yang ditemukan oleh blog Gawker diklaim sebagai Tuhan, namun banyak juga yang meyakini kalau gambar tersebut adalah hasil dari beberapa jenis distorsi cahaya atau flare lensa.

Gods pict was captured by Google Streetview in China

“Apakah bayangan itu seperti sesuatu pada lensa kamera atau memang ada penampakan Tuhan? Bisa jadi Tuhan itu merupakan sejenis kosmik metafisik,” tulis empunya blog.

Tidak hanya sekali ini saja, Google Street View sempat menangkap banyak gambar aneh selama beberapa tahun terakhir. Sebagian besar telah melibatkan orang-orang yang nyata melakukan sesuatu yang tidak biasa, seperti tidur di selokan, penampakan Yesus, UFO berbentuk tang besar. Yang paling mengejutkan ini adalah penemuan terbaru dari mayat yang ditangkap oleh kamera Street View di Brasil.

Pada tahun 2006 spotters Google Earth melaporkan adanya penemuan mobil terbang di Perth dan tidak lama setelah itu, sebuah lanskap buatan manusia yang tidak biasa di daerah terpencil China ditemukan.

Dari Google. kanen sumantri

Dua Tahun Tidur Meringkuk di Telepon Umum

Seorang pria di China hidup selama dua tahun di dalam gardu telepon umum. Pria yang menolak menyebut identitasnya itu juga tidak berkenan berbincang dengan orang lain.

Seperti dilansir Bandao Morning Post dalam web.orange.co.uk, pria ini memiliki kebiasaan rutinitas yang tidak biasa. ‘Bekerja’ di malam hari dan tidur di siang hari.

Menurut kesaksian petugas kebersihan di gedung sebelahnya, pria itu bekerja mengemis makanan pada malam hari. Siang harinya, dia terlelap tidur di dalam kotak mesin telepon umum yang hanya selebar tak lebih dari 1 meter.

Dengan lebar area yang sangat terbatas, setiap hari selama dua tahun itu dia tidur dalam posisi meringkuk. Untuk menambah kenyamanan, dia membawa bantal dan membuat ruang sempit itu menjadi sesuai dengan peribahasa ‘Rumahku Istanaku.’

Di dalam ruang yang amat sesak itu, dia masih menyediakan sedikit area untuk tumpukan kotak makanan. Untuk pakaian kotor, dijemur di bagian atap.

Kendati demikian, menurut petugas kebersihan setempat, pria misterius itu memiliki gaya hidup yang baik. Dia termasuk higienis dan mencuci di fasilitas umum.

“Dia mengenakan baju usang yang penuh tambalan. Tapi dia terlihat bersih. Tak jarang pula dia bercermin dan merapikan kumisnya,” kata petugas kebersihan tadi.

Pria aneh itu sering berbicara sendiri dengan cermin. Tapi dia tidak pernah berbicara dengan orang lain.

Telepon umum yang disulap menjadi rumah itu berada di pusat kesibukan kota, Zhongshan Square. Tepatnya, di jantung kota Dalian. Pria tadi rupanya tidak peduli dengan kesibukan di sekitarnya.

Komunitas sosial setempat berupaya mencari tahu keberadaan keluarganya. “Tapi dia tidak pernah bicara dengan siapapun. Kami sangat sulit membantunya,” ujar petugas sosial.

kanen sumantri.

Awan Tag